Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

V 167 : ASMAUL HUSNA ( 74. AL ZOHIR )

AL ZOHIR   ( الظاهر )   ALLAH Yaa Zohir Yang Maha Nyata menegaskan kepada kita DIA nyata, dapat dilihat dan sesungguhnya hadir. Kehadira...

Memaparkan catatan dengan label IBU BAPA. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label IBU BAPA. Papar semua catatan

Rabu, 18 Mac 2020

V 42 : CAIRAN AJAIB AIR SUSU IBU

Oleh : Harun Yahya

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibubapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapamu, hanya kepadaKulah kembalimu.”
(QS. Luqman, 31:14)

Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan ALLAH SUBHANAHU WA TAALA untuk memenuhi keperluan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf.1 Makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi keunggulan makanan ajaib ini.
Daftar manfaat ASI bagi bayi selalu bertambah setiap hari. Penelitian menunjukkan, bayi yang diberi ASI secara khusus terlindung dari serangan penyakit sistem pernafasan dan pencernaan. Hal itu disebabkan zat-zat kekebalan tubuh di dalam ASI memberikan perlindungan langsung melawan serangan penyakit. Sifat lain dari ASI yang juga memberikan perlindungan terhadap penyakit adalah penyediaan lingkungan yang ramah bagi bakteria ”menguntungkan” yang disebut ”flora normal”. Keberadaan bakteria ini menghambat perkembangan bakteria, virus dan parasit berbahaya. Tambahan lagi, telah dibuktikan pula bahawa terdapat unsur-unsur di dalam ASI yang dapat membentuk sistem kekebalan melawan penyakit-penyakit menular dan membantunya agar bekerja dengan benar.
Kerana telah diramu secara istimewa, ASI merupakan makanan yang paling mudah dicerna bayi. Meskipun sangat kaya akan zat gizi, ASI sangat mudah dicerna sistem pencernaan bayi yang masih rentan. Kerana itulah bayi mengeluarkan lebih sedikit energi dalam mencerna ASI, sehingga ia dapat menggunakan energi selebihnya untuk kegiatan tubuh lainnya, pertumbuhan dan perkembahan organ.
Air susu ibu yang memiliki bayi prematur mengandung lebih banyak zat lemak, protein, natrium, klorida, dan besi untuk memenuhi keperluan bayi. Bahkan telah dibuktikan bahawa fungsi mata bayi berkembang lebih baik pada bayi-bayi prematur yang diberi ASI dan mereka memperlihatkan kecakapan yang lebih baik dalam ujian kecerdasan. Selain itu, mereka juga mempunyai banyak sekali kelebihan lainnya.
Salah satu hal yang menyebabkan ASI sangat diperlukan bagi perkembangan bayi yang baru lahir adalah kandungan minyak omega-3 asam linoleat alfa. Selain sebagai zat penting bagi otak dan retina manusia, minyak tersebut juga sangat penting bagi bayi yang baru lahir. Omega-3 secara khusus sangat penting selama masa kehamilan dan pada tahap-tahap awal usia bayi yang dengannya otak dan sarafnya berkembang secara nomal. Para ilmuwan secara khusus menekankan pentingnya ASI sebagai penyedia alami dan sempurna dari omega-3.
Selanjutnya, penelitian yang dilakukan para ilmuwan Universiti Bristol mengungkap bahawa di antara manfaat ASI jangka panjang adalah nampak baiknya terhadap tekanan darah, yang dengannya tingkat bahaya serangan jantung dapat dikurangi. Kelompok peneliti tersebut menyimpulkan bahawa perlindungan yang diberikan ASI disebabkan oleh kandungan zat gizinya. Menurut hasil penelitian itu, yang diterbitkan dalam jurnal kedoktoran Circulation, bayi yang diberi ASI berkemungkinan lebih kecil mengidap penyakit jantung. Telah diungkap bahawa keberadaan asam-asam lemak tak jenuh berantai panjang (yang mencegah pengerasan pembuluh arteri), serta fakta bahawa bayi yang diberi ASI menelan sedikit natrium (yang berkaitan erat dengan tekanan darah) yang dengannya tidak mengalami penambahan berat badan berlebihan, merupakan beberapa di antara manfaat ASI bagi jantung.
Selain itu, kelompok penelitian yang dipimpin Dr. Lisa Martin, dari Pusat Kedokteran Rumah Sakit Anak Cincinnati di Amerika Serikat, menemukan kandungan tinggi hormon protein yang dikenal sebagai adiponectin di dalam ASI. Kadar Adiponectin yang tinggi di dalam darah berhubungan dengan rendahnya risiko serangan jantung. Kadar adiponectin yang rendah dijumpai pada orang yang kegemukan dan yang memiliki risiko besar terkena serangan jantung. Oleh kerana itu telah diketahui bahawa risiko terjadinya kelebihan berat badan pada bayi yang diberi ASI berkurang dengan adanya hormon ini. Lebih dari itu, mereka juga menemukan keberadaan hormon lain yang disebut leptin di dalam ASI yang memiliki peranan utama dalam metabolisme lemak. Leptin dipercayai sebagai molekul penyampai pesan kepada otak bahawa terdapat lemak pada tubuh. Jadi, menurut pernyataan Dr. Martin, hormon-hormon yang didapatkan semasa bayi melalui ASI mengurangi risiko penyakit-penyakit seperti kelebihan berat badan, diabetes jenis 2 dan kekebalan terhadap insulin, dan penyakit pada pembuluh nadi utama jantung.
Fakta tentang "Makanan Paling Segar" [ASI]
Full hygiene may not be established in water or foodstuffs other than mother’s milk.
Fakta tentang ASI tidak berhenti hanya sampai di sini. Peranan penting yang dimainkannya terhadap kesihatan bayi berubah seiring dengan tahapan-tahapan yang dilalui bayi dan jenis zat-zat makanan yang diperlukan pada tahapan tertentu. Kandungan ASI berubah guna memenuhi keperluan yang sangat khusus ini. ASI, yang selalu siap setiap saat dan selalu berada pada suhu yang paling sesuai, memainkan peranan utama dalam perkembangan otak kerana gula dan lemak yang dikandungnya. Di samping itu, unsur-unsur seperti kalsium yang dimilikinya berperanan besar dalam perkembangan tulang-tulang bayi.
Meskipun disebut sebagai susu, cairan ajaib ini sebenarnya sebahagian besarnya tersusun atas air. Ini adalah ciri terpenting, sebab selain makanan, bayi juga memerlukan cairan dalam bentuk air. Keadaan yang benar-benar bersih dan sihat mungkin tidak boleh  dimunculkan pada air atau bahan makanan, selain pada ASI. Namun ASI – sedikitnya 90% adalah air – memenuhi keperluan bayi akan air dalam cara yang paling bersih dan sihat.
ASI dan Kecerdasan
Penelitian ilmiah menunjukkan bahawa perkembangan kemampuan otak pada bayi yang diberi ASI lebih baik daripada bayi lain. Penelitian pembandingan terhadap bayi yang diberi ASI dengan bayi yang diberi susu buatan pabrik oleh James W. Anderson – seorang ahli dari Universiti Kentucky – membuktikan bahawa IQ [tingkat kecerdasan] bayi yang diberi ASI lebih tinggi 5 angka daripada bayi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini ditetapkan bahawa ASI yang diberikan hingga 6 bulan bermanfaat bagi kecerdasan bayi dan anak yang disusui kurang dari 8 minggu tidak memberikan manfaat pada IQ.
Apakah ASI Dapat Memerangi Kanser?
Berdasarkan hasil seluruh penelitian yang telah dilakukan, terbukti bahawa ASI, yang dibahas dalam ratusan tulisan yang telah terbit, melindungi bayi terhadap kanser. Hal ini telah diketahui, walaupun secara fakta mekanismenya belum sepenuhnya difahami. Ketika sebuah protein ASI membunuh sel-sel tumor yang telah ditumbuhkan di dalam laboratorium tanpa merosak sel yang sihat mana pun, para peneliti menyatakan bahawa sebuah potensi besar telah muncul. Catharina Svanborg, Profesor imunologi klinis di Universiti Lund, Swedia, memimpin kelompok penelitian yang menemukan rahsia mengagumkan ASI ini. Kelompok yang berpusat di Universiti Lund ini menjelaskan kemampuan ASI dalam memberikan perlindungan melawan beragam jenis kanser sebagai penemuan yang ajaib.
Awalnya, para peneliti memberi perlakuan pada sel-sel selaput lendir usus yang diambil dari bayi yang baru lahir dengan ASI. Mereka mengamati bahawa gangguan yang disebabkan oleh bakteria Pneumococcus dan dikenal sebagai pneumonia berhasil dengan mudah dihentikan oleh ASI. Terlebih lagi, bayi yang diberi ASI mengalami jauh lebih sedikit gangguan pendengaran dibandingkan bayi yang diberi susu formula dan menderita jauh lebih sedikit infeksi saluran pernafasan. Pasca serangkaian penelitian, diperlihatkan bahawa ASI juga memberikan perlindungan melawan kanser. Setelah menunjukkan bahawa penyakit kanser getah bening yang teramati pada masa kanak-kanak ternyata sembilan kali lebih sering menjangkiti anak-anak yang diberi susu formula, mereka menyedari hasil yang sama berlaku pula untuk jenis-jenis kanser lainnya. Menurut hasil penelitian tersebut, ASI secara tepat menemukan keberadaan sel-sel kanser dan kemudian membunuhnya. Adalah zat yang disebut alpha-lac (alphalactalbumin), yang terdapat dalam jumlah besar di dalam ASI, yang mengenali keberadaan se-sel kanser dan membunuhnya. Alpha-lac dihasilkan oleh sebuah protein yang membantu pembuatan gula laktosa di dalam susu.

Berkah Tanpa Tara Ini Adalah Kurniaan ALLAH SUBHANAHU WA TAALA
Ciri menakjubkan lain dari ASI adalah fakta bahawa ASI sangat bermanfaat bagi bayi apabila disusui selama dua tahun. Pengetahuan penting ini, hanya baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan, telah diwahyukan ALLAH SUBHANAHU WA TAALA empat belas abad silam di dalam ayatNya:

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, iaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan."
(QS, Al Baqarah, 2:233)

Sang ibu bukanlah yang memutuskan untuk membuat ASI, sumber zat makanan terbaik bagi bayi yang lemah yang memerlukan makanan di dalam tubuhnya. Sang ibu bukan pula yang menentukan beragam kadar gizi yang dikandung ASI. Allah Yang Maha Kuasalah, yang mengetahui keperluan setiap makhluk hidup dan memperlihatkan kasih sayang kepadanya, yang menciptakan ASI untuk bayi di dalam tubuh sang ibu.




Sabtu, 14 Mac 2020

V 27 : 5 AMALAN JARIAH ANAK-ANAK UNTUK IBUBAPA YANG TELAH PERGI


Seorang anak yang baik boleh melakukan pelbagai kebaikan lain untuk membantu ibubapanya yang telah meninggal dunia dengan ikhtiar dan usaha seperti;

1- Banyakkan Bersedekah
Pelbagai sedekah boleh dilakukan, terutama sedekah jariah seperti derma kepada pembinaa masjid, mewakafkan tanah untuk tapak perkuburan, derma pakaian kepada rumah anak yatim.

Selalulah sedekahkan al-Fatihah, surah al-Ikhlas, surah al-Falaq, surah an-nas dan ayat-ayat al Quran yang lain dan sebaiknya dibaca sendiri oleh anak-anak mereka. Selain itu, lakukanlah upah haji untuk mereka (niat haji untuk ibubapa yang telah meninggal dunia yang belum sempat menunuaikan haji).

2- Selesaikan hutang-piutang mereka
Jika semasa hidupnya ibubapa pernah berhutang, berusahalah untuk membayar semua hutang itu, seperti hutang dengan bank, ansuran kereta dan lain-lain pinjaman.

Manakala hutang dengan Allah SWT adalah anzar yang penah dilakukan oleh arwah, ni termasuklah fidyah meninggalkan puasa. Selain itu, tunaikanlah wasiat dan janji yang tidak sempat dilakukan semasa mereka hidup.

3- Melakukan Amal Soleh
Sebagai anak yang soleh, jauhkan diri dari melakukan perkara-perkara yang dilarang oleh Allh SWT, seperti maksiat dan tidak menutup aurat.

Elakkan bergaduh sesama adik beradik kerana berebutkan harta pusaka, sebaliknya banyakkan beramal soleh dengan berbuat kebaikan dan tuntutan agama. Ini kerana segala kebaikan ini akan memberikan saham kepada ibubapa di alam barzakh sana.

4- Menjaga Silaturahim Dengan Keluarga Dan Sahabat Baik Mereka
Salah satu cara lain untuk berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal adalah menjaga silaturahim, menghormati dan membantu keluarga, dan para sahabat mereka. Dalam hadis Rasulullah bersabda;

“Sesungguhnya suatu hal yang paling berbakti ialah silaturahim seorang anak kepada kerabat yang mencintai ayahnya.”
[Hadis Riwayat Muslim]

Ini kerana, menghormati mereka beerti kita menghormati kedua orang tua kita.

5- Menziarahi Kubur Mereka
Berziarahlah ke kubur mereka sambil berdoa, selain membersihkan kawasan tersebut. Dengan menziarahi kubur juga membuatkan kita sentiasa mengingati kematian yang semestinya akan dilalui oleh setiap makhluk Allah.

Meskipun kedua orang tua kita sudah meninggal, kita seharusnya tetap berbakti kepada mereka dengan cara melakukan cara-cara di atas, sebagai kewajipannya seorang anak yang soleh.

Sayangilah ibubapa kita semasa masih hidup atau sewaktu mereka telah meninggal dunia sekalipun. Sesungguhnya sangat besar jasa mereka kepada kita sepanjang kehidupan mereka, dari waktu melahirkan sehinggalah mereka tiada. Allah SWT jua yang membalasnya. al-Fatihah!

Syukur kita masih diberikan peluang oleh Allah SWT, gunakan peluang ini dengan sebaiknya. Siapkan bekalan kita secukupnya sebelum pulang.

Jumaat, 27 Disember 2019

U 36 : MUHASSABAH DIRI(SAYANGILAH IBU DAN BAPAMU)

WALI TANPA NAMA DAN TANPA GELAR

Suatu hari aku bertemu dengan orang gila (Al-majnuni Murokab) tak jauh dari makam seorang wali, ia membebel tidak jelas seperti sedang bicara dengan seseorang, dia berbicara seperti ini:

"Andaikan mereka tahu bahawa ada wali "tanpa nama tanpa gelar" yang memiliki kemampuan seperti Wali Quthb nescaya mereka akan datang berbondong-bondong mencium tangan wali tanpa nama tanpa gelar tersebut minta didoakan hajatnya, jika Wali tanpa nama tanpa gelar itu telah wafat nescaya mereka akan berlama-lama dipekuburannya berzikir, berdoa dan bermuhasabah diri meminta ampun kepada ALLAH MAHA PENGAMPUN atas dosa-dosa mereka selama ini. Andaikan mereka tahu jika mereka sami'na wa athona kepada wali tanpa nama tanpa gelar, nescaya ALLAH SWT akan angkat darjatnya, Namun sayang sekali kerana wali tersebut tanpa nama dan tanpa gelar kewalian maka ia seringkali dilupakan dan diabaikan setiap orang."
Aku yang dengar bebelannya kaget dan bergumam, "Hahhh??? Ada wali tanpa nama tanpa gelar yang kemampuannya seperti Wali Quthb? Siapakah wali tersebut?"
Dengan sedikit rasa takut-takut aku dekati dia kerana penasaran ingin tahu siapa sebenarnya wali tanpa nama tanpa gelar tersebut?

Lalu terjadi dialog:

Aku: Maaf mbah tadi saya dengar mbah ada mengoceh panjang lebar dan berbicara tentang wali tanpa nama tanpa gelar, siapakah sebenarnya wali tersebut mbah? Mengapa sedemikian hebatnya wali tanpa nama tanpa gelar tersebut hingga kemampuan dan darjatnya hampir menyamai Wali Quthb?
Orang gila tersebut menoleh ke arahku dan matanya sedikit melotot lalu berkata:
"Sampeyan siapa? Kamu nguping omonganku yach? Apa pentingnya kamu perlu merasa tahu tentang wali tanpa nama?"
Ucapnya dengan nada agak tinggi, Mendengar ucapan suaranya yang agak bernada tinggi terkesan kasar membuat aku sedikit takut dan gentar, lalu berkata:
"Maaf mbah, bukan maksud saya menyinggung mbah, nama saya Bolank saya seorang muhibbun pecinta para wali-wali ALLAH, kadang-kadang saya dan teman-teman seperti M Darjo Huda, Naja Suluk, Ahmad Nawan Nyel berziarah ke makam para wali, saya penasaran dan tertarik dengan wali tanpa nama tanpa gelar yang mbah sebutkan, kalau boleh tahu siapakah wali tersebut mbah?"
Orang gila itu tertawa terbahak-bahak dan berkata: "HA HA HA HA HA HAA..... Dasar bocah goblog, namanya juga wali tanpa nama tanpa gelar, tentu saja aku tidak tahu nama wali tersebut dan apa gelar kewaliannya, kamu ini tampang keliatan pintar tapi ternyata goblog yach, HA HA HA HA HA."
JLEEB, terasa menusuk sekali perkataannya dia menyebut aku anak bodoh dan goblog, wajahku merah padam menahan sedikit emosi, sepertinya aku salah sangka kukira orang gila tersebut orang yang boleh diajak dialog, tapi nyatanya dia sebut aku bocah goblog, yach aku memang goblog namanya juga wali tanpa nama tanpa gelar jadi siapa yang tahu nama wali tersebut? Siapa yang tahu gelar wali tersebut sedangkan wali tersebut tanpa gelar? Ach sudahlah sebaiknya kutinggalkan saja dia, aku pun mulai membalikkan badan dan membuang muka dengan wajah masam hendak meninggalkan orang gila tersebut,
"Hai Kikri mahu ke mana sampeyan, sampeyan ini bagaimana sudah datang tidak mengucapkan salam, malah pergi begitu saja tanpa mengucapkan salam, baru diejek begitu saja sudah bermuka masam, apakah mursyidmu yang seorang wali qutb tidak mengajarkanmu untuk mengucapkan salam saat datang dan pergi? Apakah mursyidmu yang seorang wali tidak mengajarkanmu untuk boleh bersabar menahan celaan dan hinaan?"
Langkahku terhenti, astaghfirullah .... Betul sekali, aku tadi lupa mengucapkan salam sebelum memulai obrolan dan aku juga pergi begitu saja tanpa mengucapkan salam dan tak kusangka dia menyebut mursyidku seorang Wali Quthb, sepertinya dia mengenal mursyidku.
Kemudian aku kembali menghampirinya dan berkata "Assalammu' alaikum wr. wb. mbah, mohon maaf mbah atas kelancangan saya kerana datang dan pergi tanpa mengucapkan salam, sekali lagi saya mohon maaf." (sambil mencuba meraih tangannya untuk menyalami dan mencium tangannya), orang gila itu menepis tanganku seraya berkata "wiss sudah, cukup bilang minta maaf dan tak perlu cium tangan segala."
Aku jadi salah tingkah, tiba-tiba suasana hening sejenak beberapa minit, aku diam dan diapun diam suasana serasa seperti di kuburan.
"Ngapain kamu masih disini?"
Annnnccur ... mukaku rasanya merah padam, merasa salah tingkah dan bodoh di hadapan orang gila tersebut, dengan rasa sedikit menahan malu aku tetap memberanikan diri untuk bertanya:
"Maksud saya adalah ingin tahu siapa sebenarnya wali tanpa nama tanpa gelar yang mbah katakan saat saya mencuri dengar."
Orang gila bertanya, "Kamu ini ga pinter pinter juga, sudah berapa lama kamu belajar tassawwuf/spritual?"
Aku menjawab "sudah sekitar hampir 7 tahun, mbah." Lalu orang gila itu berkata sambil menepuk pahanya :
"Sudah 7 tahun masa kamu ora mudeng dan tidak tahu wali tanpa nama dan tanpa gelar, memangnya gurumu tidak mengasih tahu?"
Aku menjawab, "Saya sering membaca dan mendengar suhbah dari guru saya mbah, tapi saya belum tahu dan belum pernah dengar ada wali tanpa nama dan tanpa gelar, dan guru sayapun tidak pernah menyebutkan siapa wali tersebut?"
Orang gila itu tertawa terkekeh-kekeh lalu berkata, "Sebenarnya gurumu ada menyebutkannya bahkan berulang-ulang kali menyebutkannya hanya saja kamu aja yang ga faham-faham dengan maksud gurumu, lagi pula sebutannya wali tanpa nama dan tanpa gelar jelas gurumu tidak tahu nama wali tersebut dan tidak tahu gelar wali tersebut tapi kamu sendiri tahu siapa wali tersebut, bahkan wali tersebut begitu dekat denganmu."
Aku bergumam dalam hati, "Apaaa??” 
Aku mengenal wali tersebut? Siapa dia?
Orang gila itu tertawa terkekeh-kekeh "he .. he ... he ... Wali tanpa nama dan tanpa gelar itu adalah orangtuamu sendiri, nah sekarang aku tanya kamu memangnya aku kenal siapa nama orangtuamu dan gelar orangtuamu? Yach aku mana tahu."
Aku jadi tambah bingung lalu semakin bertanya-tanya.
"Orangtuaku? maksud mbah orangtuaku adalah wali tanpa nama dan tanpa gelar? Mengapa bisa begitu mbah?"
Orang gila itu mulai menatap mataku dengan tajam, lalu bangkit dari duduknya lalu berkata :
"Apakah kau tidak tahu tentang Uwaisy al Qorni, salah satu sahabat yang tidak pernah bertemu NABI secara fizikal dan juga seorang wali? Apa yang menyebabkan dia memiliki darjat yang begitu agung hingga namanya terkenal di langit walau di bumi tak ada seorangpun mengenalnya? Kau tahu??!!
"Sahabat Uwaisy al Qorni berkata bahawa ibunya pernah berkata dan mendoakannya "Anakku Uwaisy aku tahu hatimu begitu sangat mencintai dan menginginkan dapat bertemu NABI MUHAMMAD SAW, namun kini kau datang padaku dengan wajah dirundung sedih kerana tak berhasil menemui RASULULLAH SAW dan kau memilih segera pulang kerana memikirkan dan mengkuatirkan aku ibumu ini nak, dan aku redha padamu, YA ALLAH, kau MAHA TAHU, saksikanlah bahawa sesungguhnya aku telah redha pada anakku, maka terimalah redha ku ya ALLAH dan redhailah anakku Uwaisy."
Dan apa kau tidak kau tahu bahawa SHULTONUL AWLIYA SYEIKH ABDUL QODIR JAILANI, di masa kecilnya ketika dirompak malah berkata jujur tentang kantung emas yang ia bawa, perompak itu hairan mengapa ia malah jujur mengatakan kantung emas yang dibawanya padahal setiap orang yang mereka rompak selalu berbohong tentang bawaannya dan berusaha menyembunyikannya dari mereka, lalu kau tahu apa kata SYEIKH ABDUL QODIR JAILANI? Beliau berkata, "Ketika aku hendak bepergian menuntut ilmu ibuku berpesan, "Anakku .. Bila engkau bertemu dengan siapapun maka jujurlah jangan berbohong, sungguh ibu lebih ridho bila engkau jujur sekalipun engkau harus kehilangan harta dan perbekalanmu daripada kau harus kehilangan kejujuranmu." “Lihatlah ibumu, berapa lama dia menanggung dirimu dalam perutnya? Apakah kau sanggup menahan perih dan pedih seperti dirinya hanya untuk menginginkan kau lahir di dunia hingga bertaruh nyawa agar kau terlahir sihat dan selamat?? Apakah kau pernah memikirkan hal ini?”
Itu kekuatan ALLAH SWT yang dianugerahkan kepada ibumu melalui RAHMAN dan RAHIMNYA , ini adalah sumber kekuatan para AWLIYA."
Aku diam seribu bahasa rasa hati ini ingin menangis sejadi-jadinya, aku serasa dihakimi dalam hari perhitungan...

Lalu orang gila itu berkata lagi, "KAU BANGGA DAN TAKJUB DENGAN KAROMAH PARA WALI TAPI, PERNAHKAH KAU BANGGAKAN DAN TAKJUB DENGAN KAROMAH IBUMU YANG ALLAH SWT anugerahkan kepadamu?
PERNAHKAH KAU BANGGA DAN TAKJUB DENGAN KAROMAH IBU YANG MENGAJARKAN BERKATA-KATA KETIKA KAMU MASIH BAYI??
Tidurnya sedikit kerana kau selalu nangis dan rewel sebagaimana para AWLIYA yang tidurnya sedikit kerana memikirkan ummat NABI MUHAMMAD SAW yang banyak berkeluh kesah..
Apakah kau tak tahu kalau itu adalah bukti karomah ibumu? Tidakkah kau pernah mendengar kalimat ini.
"Redha orangtua adalah redhanya ALLAH, para awliya mereka menjadi Wali Quthb disebabkan redha dari orangtua mereka, tidakkah kau sedar bahawa doa dan harapan kedua orangtuamu hampir setara dengan Wali Quthb?"
Astaghfirullah ... ampuuunnn .... mendengar celotehan orang gila tersebut seakan petir menyambar seluruh tubuhku, badanku rasanya hancur binasa ... Ingin sekali aku rasanya menangis sekuat-kuatnya...
Orang gila itu berdiri lalu berkata sambil menunjuk ke arahku;
"Lihat dirimu, kelak kau akan jadi seorang BAPA, apakah kau tahu karomah bapamu selama ini? Lihat tangannya, lihat punggungnya lihat kulitnya, setiap hari ia membanting tulang agar kau tetap boleh makan, tetap boleh tertawa, tetap tersenyum, bekerja siang dan malam hanya untuk mengabulkan segala macam pinta dan rengekmu, ketika kau kecil dirimu melakukan kesalahan dialah orang yang paling depan membelamu, ketika kau dalam bahaya dia rela menghadapi bahaya itu untuk menyelamatkanmu, dia tanggung bebanmu dan ibumu dipundaknya walau kian rapuh dia tetap berusaha menopang, tidakkah kau sedari bahawa bapamu itu seorang MUJAHID FISABILILLAH yang setiap hari dia berjuang menafkahi kehidupanmu bertahun-tahun bahkan berpuluh tahun, dia bapamu adalah MUJAHIDIN kebanggaanmu."
Yaa ROBB, aku seperti hancur lebur mendengar ocehan orang gila tersebut, bahkan ternyata selama ini aku yang gila bukan dia, aku melupakan siapa sesungguhnya orangtuaku sendiri, aku melupakan semua yang mereka beri padaku, bahkan aku sering takjub akan pesona dan karomah wali tapi aku tak pernah sedar dengan orangtuaku sendiri yang merupakan wali tanpa nama dan tanpa gelar kewalian...
Sesaat kemudian orang gila itu berlalu meninggalkanku tanpa sepatah katapun.... Aku mengikuti dia dari belakang ingin tahu ke mana dia pergi ... Ternyata dia mendatangi 2 gundukan tanah, dan dia duduk di sana.... Mulutnya komat kamit seperti orang yang berdialog dan berbicara, namun kerana dia menggunakan bahasa daerah yang tidak kumengerti aku tidak tahu apa yang dia ucapkan, lalu sesaat kemudian dia tertawa kebahak-bahak sambil senyam senyum di hadapan 2 gundukan tanah yang ternyata itu tanah kuburan, tapi aku tak tahu kuburan siapa itu namun aku berhusnudzon mungkin itu kuburan seorang wali besar, kerana dari celoteh orang gila itu sepertinya dia tahu betul tentang wali jadi aku fikir itu kuburan seorang wali ....
Tiba-tiba setelah selesai dia tertawa, dia diam.... Suasana menjadi hening.... Kemudian kulihat dia mulai menangis menitiskan airmata dengan suara terisak-isak, tangisan begitu pilu sampai serasa menyayat hatiku untuk turut menangis... Aku tak tahu apa yang diucapkannya dalam logat daerah, sambil tangannya mengelus-elus kuburan itu, tangisan kian jadi bahkan meraung, aku sedih bercampur bingung kerana tak mengerti dengan bahasa yang diucapkannya... Namun akhirnya aku mengerti mengapa dia meraung-raung menangis di kuburan yang kusangkakan seorang wali, di tengah isak tangisnya aku mendengar dia mengucapkan kalimat, "Mbok..."  Lalu pada kuburan yang sebelahnya dia berkata, "mbah..." Aku jadi ingin menangis sejadi-jadinya.... Ternyata itu kuburan orangtuanya, ternyata itu kuburan seorang wali tanpa nama tanpa gelar...
Kini aku baru faham mengapa orang-orang mulai menganggap gila, sebab dia sering tertawa, menangis meraung, dan bercakap-cakap sendiri di kuburan... Seandainya aku jadi dia mungkin aku akan sama dengannya menjadi gila kerana ditinggal pergi oleh kedua orang paling yang disayangi... Aku membalikkan badanku... Bergegas ingin pulang ke rumah untuk menemui kedua orangtuaku yang masih hidup. Dan aku merasa beruntung masih memiliki wali tanpa nama tanpa gelar yang masih hidup....
Sepanjang jalan aku berdoa: "robbighfirlii waliwaalidayya warhamhuma kamaa robbayaanii shogiroo.."

Posted by Ibnu Tiyar copas from facebook.



Rabu, 2 Januari 2019

T 158 : NUKILAN DARI SEORANG PENGURUS JENAZAH


Dah bertahun-tahun isteri saya mengurus & memandikan jenazah perempuan. Secara purata 8 jenazah diurus mandi pada setiap bulan.
Soalan yang kerap saya tanya kepada isteri saya ialah:
1. Muda atau tua
2. Di mana (taman atau kampung)
3. Sakit apa
4. Bila Mati
5. Mati di mana
6. Anak berapa orang
7. Agak-agakkan berapa umur anak yang sulong
Semua ini menjadi penanda aras / bancian kepada saya apa punca mati, bagaimana si mati diurus jaga sebelum/selepas mati & sikap waris kepada si mati.
Berdasarkan umur dan bilangan iaitu 8 orang yang mati dalam seminggu:
1. Bawah 55an hampir 70 % mati kerana barah.
2. Atas 56an hampir 30 % mati kerana kencing manis, buah pinggang, jantung, tua dll.
*90 % keadaan jenazah yang mati d KAMPUNG terurus bersih kerana ada orang-orang tua tempatan yang selalu tunggu berada disisi si sakit hingga di saat mati, ada pengetahuan apa perlu dibuat ke atas jenazah sebaik sahaja mati & kebetulan ada talian saudara.
60% keadaan jenazah yang mati warga taman di taman perumahan terbiar keseorangan, semua sendi tulang 4 kerat keras menyebabkan sukar semasa mandi, kurang terurus bersih kerana tiada orang-orang tua sebaliknya majoriti warga taman generasi muda yang siang malam kerja, tidak ingat mati, renggang jiran, renggang surau / masjid, tidak pernah hadapi suasana kematian, tidak tahu nak buat apa ke atas jenazah sebaik berlaku kematian & langsung tiada keperluan barangan asas untuk jenazah. Walaupun disuruh & diminta, anak-anak takut nak urus mandi jenazah ibubapa sendiri.
Sekarang ini telah ada waris "tidak suka" bawa balik, urus, mandi & kapan jenazah di rumah. Mereka lebih suka segalanya dbuat di masjid @ sekiranya mati di hospital mereka lebih suka segalanya dibuat di hospital.
Lebih tragis ada waris melepas cakap "tidak mahu menyusah" rumah. Jadi mereka mahu semua urusan di hospital @ masjid / surau & terus ke kubur.
Bagi jenazah yang sakit lama sebelum mati, jenazah ini lebih tidak terurus, berbau menyesak hidung, kulit mengelupas & banyak luka.
Kesimpulannya :
- Keadaan jenazah memberi gambaran siapa warisnya.
- Ingat kembali bagaimana kita jaga urus ibubapa kita semasa mereka sakit & bagaimana kita urus jenazah mereka sebaik sahaja mereka mati.
- Lebih tragis bagaimana anak-anak kita nanti akan jaga urus semasa kita sakit & selepas kita digelar jenazah.
- Bacaan Al Quran, solat, doa & semuanya boleh diupah kerana anak-anak kita berjaya kaya tetapi hanya doa dari anak yang soleh diterima di sisi ALLAH SUBHANAHU WA TAALA walaupun anak kita hanya seorang tukang sapu.
Copy paste drp Ust Misnan. Ajk surau Nurul Iman


T 156 : MENJAGA MASLAHAT ORANG TUA DALAM KEHIDUPAN BERKELUARGA


Islam menegaskan betapa pentingnya tanggungjawab seorang anak untuk menjaga kemaslahatan orang tuanya. Sebagaimana kedua ibu ayah telah penat lelah membesarkan anaknya, maka tanggungjawab anak adalah untuk berlaku baik dan ihsan terhadap kedua orang tua.
Begitu tinggi sekali nilai kedua ibu ayah di sisi tuhan. Oleh itu agama ini telah menetapkan beberapa garispandu yang jelas bagi anak-anak, untuk memastikan bahawa hak kedua ibu ayah kekal terpelihara.
Kita berdoa kepada ALLAH SUBHANAHU WA TAALA agar melindungi kedua orang tua kita daripada segala kemudaratan. Semoga ALLAH SUBHANAHU WA TAALA menjadikan kita insan yang sentiasa berjasa kepada kedua orang tua. Semoga dimudahkan semua urusan.


Jumaat, 28 Disember 2018

T 65 : NASIHAT BUAT MEREKA YANG BERGELAR IBU AYAH DAN BAKAL MEMPUNYAI CAHAYA MATA


DIDIK ANAK IKUT SUNNAH NABI

Jangan terlalu manjakan anak-anak wahai ibu dan ayah.
Terkadang sedih melihat anak-anak zaman sekarang, cikgu beri amaran sedikit. Maka mereka pulang dan menceritakan pada ibu ayah mereka tentang gurunya. Lalu ibu ayah ini menyerang gurunya dan menfailkan saman. Astaghfirullah, apa nak jadi dengan anak-ana zaman sekarang.

Ibu ayah tolonglah jadi Madrasah pertama yang mendidik anak-anak dengan aqidah yang kuat. Jangan terlalu manjakan anak-anak dengan habuan dunia semata-mata. Nanti kelak kita sebagai ibubapa yang akan menyesal.

Lihat bagaimana LUQMAN AL HAKIM mendidik anaknya. Allahurabbi, sungguh taat akan perintah Allah anak-anaknya. Anak-anak syurga semua. Wahai ibu ayah sekalian, anak-anak kita ini boleh beri syafaat kepada kita sebagai ibu ayah mereka di akhirat kelak. TAPI jika salah didikan kita sebagai ibu ayah terhadap anak kita MAKA terimalah azab di akhirat kelak. Renung-renunglah wahai ibu dan ayah.

Pesan Nabi Saw, jika kita mempunyai anak yang nakal jangan sesekali kita marah dan tengking anak-anak kita dengan mengatakan ucapan yang tidak baik. AKAN TETAPI, kita sebagai ibu dan ayah pergilah ambil wuduk, istighfar dan solat sunat taubat pada Allah kerana apa? Kerana mungkin anak-anak jadi sebegitu rupa atas didikan ibu ayahnya.
Semoga bermanfaat. Sebelum itu mohon maaf atas kesilapan atau terkasar budi bicara. Sesungguhnya sayalah yang perlu banyak pelajari lagi. Saya hanya menyampaikan perintah agama dan suruhan Nabi saw. Sekali lagi mohon maaf atas segala salah dan silapnya.

WAHAI IBU AYAH! Ayuh didik generasi kita ke arah Generasi yang soleh solehah dan in sya Allah akan terlahirnya zuriat adam dan hawa yang akan membawa agama Allah SWT serta pertahankan Islam dan syariat juga diperkasa.

Saya doakan buat mereka yang bakal berkahwin, "Semoga anda memilik keluarga bahagia dan dikurniakan zuriat yang soleh dan solehah" اللهم أمين
"Saya Dai Bukan Mufti." Setiap dari kita adalah Pendakwah." "Sebarkan kebaikan dan sampaikan ayat-ayat Allah SWT serta sunnah Nabi agar dapat dipraktikkan."


T 58 : UNTUK YANG TERSAYANG


Sering kita dengar reda ALLAH SUBHANAHU WA TAALA tergantung reda orang tua, murka ALLAH SUBHANAHU WA TAALA juga ada pada murka orang tua.

Apalagi sama ibu yang melahirkan, jangan sekali kali melakukan perbuatan tercela kepadanya.

Walau punya kemampuan bagaimanapun takkan mampu membalas kebaikan dan jasa orang tua. Bahkan untuk membalas setitis air susu ibupun takkan mampu membalasnya kerana boleh jadi ALLAH SUBHANAHU WA TAALA memberi kesempatan hidup dari adanya setitis air susu ibu itu.

Anak-anakku tersayang takutlah akan murka
ALLAH SUBHANAHU WA TAALA yang kalian undang melalui murkanya kedua orang tua.


T 53 : JASA IBU TIDAK MUNGKIN MAMPU DIBALAS


Seorang ibu ingin meminjam wang kepada anaknya yang telah mapan. Dengan suara rendah disertai rasa malu ibu berkata: "Nak, bolehkah ibu meminjam wang 100 ribu? Ibu ada perlu buat beli beras."
Anaknya tidak langsung menjawab, dengan raut muka datar ia berkata: "Ia Bu, nanti aku tanya isteriku dulu," seakan berat untuk mengiakan, kerana belum tentu isterinya mengiakan.
Ketika sang anak masuk ke dalam rumah ia melihat dus susu anaknya masih ada bandrol harga Rp 50.000, kemudian dia merenung. Jika 1 dus habis 1 hari x 30 hari x 2 tahun = 36 juta.

Dia berfikir, waktu balita dia hanya diberikan asi oleh ibunya, harganya tak terhingga, super steril, diberikan dengan penuh kasih sayang. Jika didapat oleh seorang anak selama 2 tahun berapa yang harus ia bayar?
Kemudian ia berbalik dan menatap wajah ibunya yang teduh walau telah dimakan usia. Dirimu telah memberikan semua kasih sayang, harta dan semuanya kepadaku tanpa pamrih, dan semua itu kuterima dengan GRATIS. Maafkan anakmu ini yang tidak tahu balas budi.
Segera ia memeluk ibunya dan mengecup keningnya dan memberi wang Rp 3 juta, sambil menangis ia berkata: "Ibu, jangan berkata pinjam lagi ya, hartaku adalah juga milikmu, doakan anakmu ini agar selalu berbakti padamu."

Sambil berkaca-kaca ada air bening di pelupuk mata ibu ia berkata: "Nak, di setiap keadaan ibu selalu berdoa agar kita semua selalu dikumpulkan di dunia dan di Syurga nanti dalam kebahagiaan.




Ahad, 24 November 2013

M 89 :JASA IBUKU

Ketika ibumu tertidur lelap cuba kamu pandangi ia dalam-dalam, dan bayangkan bila matanya takkan terbuka untuk selamanya,,,
Pastilah kamu akan menitiskan air mata namun tangan ibu tak akan lagi mampu untuk mengusap air matamu.
Tak ada lagi nasihat ibu yang dulu sering kamu abaikan.
Ketika ibu sudah tiada muncul kesedaran di benakmu lalu hatimu berucap "Pernahkah aku membahagiakan ibuku? Oh! sungguh besar pengorbanan ibuku."  Bahkan seisi langit dan bumipun tidak cukup untuk membalas jasa seorang ibu.


Sabtu, 22 Disember 2012

K 100 Kasih seorang ayah



Salam, suatu perkongsian yang mengharukan, Mungkin ibu lebih kerap menelefon untuk menanyakan keadaan kita setiap hari..Tapi tahukah kita, sebenarnya ayahlah yang mengingatkan ibu untuk menelefon kita?

Semasa kecil, ibulah yang lebih sering mendukung kita..Tapi tahukah kita bahawa sebaik saja ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih ayahlah selalu menanyakan apa yang kita lakukan seharian ?

Saat kita sakit@demam, ayah sering membentak "sudah diberitahu! jangan minum ais!", tapi tahukah kamu bahawa ayah sangat risau?

Ketika kita remaja, kita meminta izin untuk keluar malam. Ayah dengan tegas berkata "tidak boleh!"  Sedarkah kita bahawa ayah hanya ingin menjaga kita? Kerana bagi ayah, kita adalah sesuatu yang sangat berharga.

Saat kita sudah dipercayai, ayahpun melonggarkan peraturannya. Maka kita telah melanggar kepercayaannya. Maka ayahlah yang setia menunggu kita di ruang tamu dengan rasa sangat risau.

Setelah kita dewasa, ayah telah menghantar kita ke sekolah@kolej untuk belajar.
Di saat kita memerlukan itu ini, untuk keperluan kuliah kita, ayah hanya mengerutkan dahi, tanpa menolak, beliau memenuhinya. Saat kamu berjaya. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukmu. Ayah akan tersenyum dengan bangga..

Sampai ketika jodoh kita telah datang dan meminta izin untuk mengambil kita dari ayah. Ayah sangat berhati-hati mengizinkannya. Dan akhirnya, saat ayah melihat kita duduk di atas pelamin bersama pasangannya, ayahpun tersenyum bahagia.
Apa kita tahu, bahawa ayah sempat pergi ke belakang dan menangis?
Ayah menangis kerana ayah sangat bahagia..Dan diapun berdoa "Ya Tuhan, tugasku telah selesai dengan baik. Bahagiakanlah putera puteri kecilku yang manis bersama pasangannya"..

Setelah itu ayah hanya akan menunggu kedatangan kita bersama cucu-cucunya yang sesekali datang utk menjengok. Dengan rambut yang memutih dan badan yang tak lagi kuat untuk menjaga kita.

(Sebarkan jika kita sayang kepada ayah kita) * mungkin ramai yang tidak kisah akan kasih sayang seorang ayah ataupun redhanya... saat kita exam, adakah kita akan meminta ayah mendoakan kita. Kebanyakannya akan meminta doa seorang ibu.
*sedalam dalam hati ayah, ada perasaan mahu melakukan yang terbaik untuk ahli keluarganya.
*answer me, siapa lelaki terbaik yang pernah hidup dalam hidup kalian? Yang sanggup berkorban duit, sanggup melukakan dirinya untuk kalian...

Isnin, 3 Disember 2012

K 26 EMPAT Tanggungjawab ibu bapa dalam membentuk anak yang cemerlang

1- Memenuhi keperluan fizikal dan mental.

2- Memenuhi keperluan akal dan pemikiran.

3- Memenuhi keperluan emosi.

4- Memenuhi keperluan jiwa.

Rujukan :

Mukmin Profesional, M/S: 18.




Khamis, 16 Ogos 2012

G 114 EMPAT Tangisan Ibu yang mesti kita syukuri

Ibu menangis dalam 4 keadaan :

1-Ibu menangiskan kerana takut mati dan tidak sempat memelihara anaknya sepanjang hayat.

2- Ibu menangis disaat melahirkan anak kerana tidak dapat mendengar tangisan anaknya.

3-Ibu menangis gembira semasa berjaya mengeluarkan bayi dari kandungan 
( Dengan Izin Allah SWT ).

4-Ibu menangis gembira semasa meminta untuk melihat bayi yang dilahirkannya dan menyusunya.


Sabtu, 28 Julai 2012

D 33 SEPULUH ADAB BERSAMA IBU BAPA

1.  Taat kepada mereka kecuali perkara yang ditegah oleh syarak.

2.  Melakukan kerja-kerja yang menyenangkan hati keduanya, walaupun mereka tidak menyuruhnya.

3.  Bertutur bersama mereka dengan penuh beradab.

4.  Segera menjawab panggilan mereka.

5.  Memuliakan keduanya dan memberikan apa yang dikehendaki oleh keduanya (mengikut kemampuan).

6.  Mendoakan keampunan bagi mereka.

7.  Mencium tangan keduanya pada waktu pagi dan petang atau waktu-waktu yang munasabah.

8.  Selalu menziarahi kubur mereka setelah mereka meninggal dunia di samping menghadiahkan kepada mereka bacaan ayat Al-Quran, tahlil dan sebagainya.

9.  Memohon kepada Allah SWT, supaya mereka mendapat kesejahteraannya di dunia dan akhirat.

10.  Berbincang dengan mereka setiap masalah yang mereka hadapi dan jangan merahsiakan sesuatu daripada mereka.


Amalan dan Petua Ulamak Silam. m/s : 22.