- Habib Umar Bin Muhammad
JANGAN SEKALIPUN LUPA, DUNIA INI ADALAH TEMPAT SEMENTARA YANG SINGKAT DAN SUATU UJIAN
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
V 167 : ASMAUL HUSNA ( 74. AL ZOHIR )
AL ZOHIR ( الظاهر ) ALLAH Yaa Zohir Yang Maha Nyata menegaskan kepada kita DIA nyata, dapat dilihat dan sesungguhnya hadir. Kehadira...
Memaparkan catatan dengan label MUHASABAH DIRI. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label MUHASABAH DIRI. Papar semua catatan
Sabtu, 11 Januari 2020
U 103 : DINASIHATI
"Kadang tulisan ini bukan untuk menasihati orang lain, tetapi untuk
menasihati diri sendiri. Kerana diri sendirilah yang lebih penting untuk
dinasihati."
Ahad, 25 November 2018
S 146 : MUHASABAH DIRI, KENAPA HIDUP SENTIASA DALAM KESEMPITAN
Ada orang tua
yang makin tua, bukannya makin makmur, tetapi hidupnya makin susah.
Apa yang jadi penyebabnya?
Apa yang jadi penyebabnya?
Jawapannya:
Wallahu'alam. Hanya Allah yang tahu pastinya.
Wallahu'alam. Hanya Allah yang tahu pastinya.
Namun
seandainya boleh menduga, maka kemungkinan hanya ada 2 hal yang menjadi
penyebabnya iaitu:
1. Dosa-dosa
di masa lalu yang masih belum bertaubat.
2. Berhasil
atau tidaknya beliau mendidik anaknya.
Untuk nombor
2 ini yang menarik kawan-kawan yang dirahmati Allah.
Anak itu tak
hanya amanah tetapi juga aset. Anak yang soleh/solehah akan menjadi kebaikan di
dunia dan akhirat.
Anak yang
durhaka akan menjadi kesengsaraan dunia dan akhirat.
Misalnya.
Si anak tidak solat.
Kalau puluhan
tahun tidak solat kerana ayahnya ternyata tidak mengajarinya. Maka sang ayahpun
terus bertambah dosanya sebanyak solat yang ditinggalkan sang anak.
Terlebih lagi
jika anak tersebut adalah anak perempuan.
Islam sangat
menjaga para wanita.
Maka, setiap
perempuan pasti memiliki penjaga atau wali. Dan jika sudah menikah, penjaganya
adalah suaminya dan seluruh dosanya akan menjadi tanggungan sang suami.
Namun jika
belum bersuami, maka walinya tetap pada ayahnya (orang tuanya). Maka ketika
seorang anak wanita berdosa, maka dosanya akan menjadi tanggungan ayahnya.
Keluar rumah
tanpa hijab. Ayahnya menanggung dosanya.
Berdua-duaan,
berkasih-kasih, bersentuhan dengan lawan jenis hingga sampai akhirnya berzina.
Maka ayahnya ikut menanggung dosanya.
Pantaslah
kalau Rasulullah SAW pernah berwasiat:
"Barang
siapa yang mendidik anak perempuannya dengan baik, maka itu sudah cukup menghantarkannya
ke dalam syurga."
Memang luar
biasa nampaknya.
Anak boleh
jadi gudang PAHALA yang terus berjalan atau anak juga boleh menjadi gudang DOSA
yang terus berjalan.
Dan dosa...
cuma dibayar dengan 2 cara:
Pertama,
siksa di dunia, dalam bentuk kesusahan dan kesempitan hidup atau yang
kedua, Siksa di akhirat. Yang tak kuasa
untuk diceritakan.
Sebuah Pesanan:
Jaga anak-anak kita, khususnya anak perempuan kita dan yang merasa menjadi anak
perempuan. Jaga dirimu baik-baik, agar orang tuamu mulia dunia akhirat.
Isnin, 1 Januari 2018
S 90 : HITUNG AMAL PERBUATAN
Firman ALLAH SUBHANAHU WA
TAALA :
يَوْمَ
يَبْعَثُهُمُ ٱللَّهُ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوٓا۟ ۚ أَحْصَىٰهُ
ٱللَّهُ وَنَسُوهُ ۚ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ شَهِيدٌ
“Pada hari
itu mereka semuanya dibangkitkan ALLAH. Lalu
diberitakanNYA kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. ALLAH
menghitungnya (semua amal perbuatan itu), meskipun mereka telah
melupakannya. Dan ALLAH Maha Menyaksikan segala sesuatu.”
( Surah AL Mujadalah Ayat 6 )
Ahad, 31 Disember 2017
S 85 : MUHASABAH QALBU
Kehidupan tak
lain hanyalah rangkaian nafas-nafas yang bila ditahan habis sudah kesempatan
kita beramal.
Sesungguhnya
kita berada dalam akhir hidup semakin dekat, sementara amal perbuatan dicatat.
Kematian, demi ALLAH, mengintai kita, dan neraka dihadapan kita.
Maka waspadalah
terhadap ketetapan ALLAH disetiap hari dan malamnya.
Seseorang yang
berakal adalah yang sadar bahwa debu akan menjadi tempat berbaring menggantikan
kasur, berteman dengan ulat dan serangga. Dan bahwa kiamat kubro waktu
kebangkitannya, dan surga atau neraka muara akhirnya. Ia letakkan keyakinan ini
dihadapan matanya dimalam dan siang hari, baik sendiri atau ditengah kerumunan.
Ia serius
memikirkannya.
Pasti hal itu
akan memberikan pengaruh (dalam kehidupannya) dengan izin ALLAH.
Kematian dan
apa yang terjadi sesudahnya selalu terbayang saat ia duduk, berdiri, berjalan,
atau berbaring. Sehingga dunia terasa remeh baginya dan ia pun tidak memerlukannya.
Wahai Robb-ku
bila dosa-dosaku begitu besar dan menumpuk.
Maka aku tahu
bahwa maafMU jauh lebih besar.
Bila hanya
orang baik yang berhak mengharap kepadaMU.
Kepada siapakah
orang berdosa berlindung dan bernaung?
Dengan merendah
aku memohon padaMU wahai Robb, sebagaimana engkau perintahkan.
Bila Engkau
tolak tanganku, siapakah yang memberiku kasih sayang.
Pikirkanlah
hari tua dan kematianmu.
Serta saat
engkau dikubur dalam tanah setelah hidup mulia.
Bila engkau
telah memasuki liang kuburmu.
Engkau berada
di dalamnya hingga hari hisab.
Fikirkan
organ-organ tubuhmu ketika.
Terpotong-potong
dan terkoyak bagai selembar kulit.
Andai kubur
tidak menutupi jasadmu.
Pastilah tanah
luas dan bukit-bukit berbau busuk.
Engkau
diciptakan dari tanah lalu engkau hidup.
Dan engkau
diajari berbicara dengan fasih.
Lalu engkau
kembali ke tanah dan tinggal didalamnya.
Seolah-olah
engkau tidak pernah keluar dari tanah.
Dan
bersegeralah taubat sebelum kematian menghampiri
S 75 : MUHASABAH DIRI – ORANG BERAKAL
Jika pagi datang, orang
yang lalai akan berfikir apa yang akan dikerjakan.
Sedangkan orang berakal
akan berfikir, apa yang ALLAH akan lakukan kepadanya.
Imam Ibnu Atha'illah As-Sakandari ra
Selasa, 20 Mei 2014
R 4 : MUHASABAH DIRI - MARI SAMA-SAMA FIKIRKAN
"Bukan hanya daging babi, haiwan tak disembelih, atau
pun arak sahaja yang kita perlu jaga sangat-sangat supaya tak masuk ke dalam
perut.
Ada lagi sumber yang lain kita perlu dielak campurkan dengan darah daging.
Nasi yang dimakan memang halal, tetapi kalau dibeli dengan gaji yang ditipu..pun ragu statusnya.
Jadi ragu disebabkan semasa waktu kerja, guna talian internet ofis berjam-jam melayan Facebook peribadi, lepak-lepak di kantin, kafeteria, ataupun konon keluar jumpa klien tetapi sebenarnya klien untuk bisnes sendiri.
Ataupun pergi rumah kawan untuk dengar gosip terbaru.
Makan ayam goreng yang JAKIM sahkan halal, tetapi dibeli guna wang claim yang diada-adakan. Claim hotel, tetapi sebenarnya menginap percuma di rumah saudara-mara.
Minta pemandu teksi keluarkan resit palsu. Claim mileage ke lokasi meeting, tetapi melencong shopping sebelum pulang ke ofis.
Sengaja lengah kerja waktu pejabat kerana mahu claim OT. Ambil kertas A4, sampul surat, selotep, guna mesin fotostat pejabat untuk urusan bisnes online milik sendiri.
Kadang-kadang, badan asyik sakit-sakit, duit asyik tak cukup, masalah bertimpa-timpa..bukan sebab Tuhan tak sayang. Bukan sebab orang aniaya. Bukan sebab santau atau kerja jin. Tetapi puncanya daripada diri sendiri yang tak mengawal hati.
Fikir dalam-dalam. Apabila musibah; tak perlu tuding jari, ataupun bertanggungjawab atas perilaku sendiri."
R 2 : JIKA FIKIR DUNIA SAHAJA
Barangsiapa
yang bangun di pagi hari & hanya dunia yang difikirkannya, sehingga
seolah-olah ia tidak melihat hak-hak Allah dalam dirinya (tidak berzikir) maka
Allah akan menanamkan 4 penyakit:
1. Kebingungan yang tiada putus-putusnya,
2. Kesibukan yang tidak pernah ada ujungnya,
3. Keperluan yang tidak pernah terpenuhi,
4. Khayalan yang tidak berhujung.
2. Kesibukan yang tidak pernah ada ujungnya,
3. Keperluan yang tidak pernah terpenuhi,
4. Khayalan yang tidak berhujung.
(HR. Imam Thabrani)
Q 150 : NILAI DIRI KITA TERHADAP ALLAH SWT
Wang
RM5 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal masjid
tapi begitu kecil bila kita bawa ke mall.
tapi begitu kecil bila kita bawa ke mall.
45
minit terasa terlalu lama untuk berzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk
BERKASIH…dan KARAOKE.
Betapa
lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat
menikmati tontotan wayang.
Susah
merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau solat, tapi betapa mudahnya
cari bahan bualan bila bertemu teman atau pasangan.
Betapa
seronoknya perpanjangan waktu di pertandingan bola favourite kita, tapi betapa
bosannya bila imam solat Tarawih bulan Ramadan lama dalam bacaannya.
Susah
sangat untuk baca al Quran 1 juz saja, tapi novel best-seller 100 halaman pun
habis dikhatam.
Orang-orang
berebut paling depan untuk menonton bola atau konset, tapi berebut cari shaf
paling belakang bila Jumaat agar boleh cepat keluar.
Susahnya
orang mengajak untuk dakwah, tapi mudahnya orang mengikuti menyebar gossip.
Kita
begitu percaya pada yang dikatakan al Quran, tapi kita sering mempertanyakan
apa yang dikatakan al Quran.
Begitu
banyak orang segan/takut dipanggil oleh boss, guru, orang besar-besar. Tapi
begitu banyak orang yang tak endah jika ada panggilan azan/ dipanggil menghadap
Allah.
Isnin, 19 Mei 2014
Q 135 : APABILA ADA SAHABAT-SAHABAT YANG POST ILMU AKHIRAT, JANGANLAH KAMU BERKATA..
"Oh..
Dia Sendiri Pun Tak Amalkan, Ada Hati Nak Tegur Orang" Atau..
"Oh..
Dia Dulu Pun Macam Tu, Nak Tunjuk Baik Pulak Sekarang.." Atau..
"Oh..
Dia Pun Tak Tutup Aurat, Tak Solat, Ada Hati Nak Ubahkan Orang."
Janganlah
Kita Tengok Siapa Yang Menghantar.. Tengoklah Apa Yang Dia Hantar.. Dia Tak
Amalkan, Kita Amalkan.. Dia Tak Nak Jadi Baik, Kita Jadilah Baik.., Dia Tak Nak
Berubah, Kita Lah Berubah.
Ahad, 18 Mei 2014
Q 122 : TIGA JENIS GOLONGAN MANUSIA
Manusia
terbahagi kepada 3 golongan:
1. Mereka yang mengenal Allah
2. Mereka yang mencari kebenaran
3. Mereka yang tidak berpengetahuan dan tidak
mencari kebenaran
Golongan
yang terakhir inilah yang paling rendah dan mereka akan mengikuti ketua dengan
buta seperti kambing.
Isnin, 28 April 2014
Q 110 : SIAPA YANG ALLAH SWT MUNDURKAN
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat para
sahabat mundur ke belakang. Maka beliau pun bersabda, “Majulah dan ikutilah
aku. Shaf yang di belakangnya mengikuti shaf depannya. Kaum yang selalu mundur
(dalam bershaf), Allah akan memundurkan mereka.”
(HR. Muslim)Sabtu, 26 April 2014
Q 107 :ISAM BIN YUSUF
Seorang
ahli ibadah bernama Isam Bin Yusuf, sangat warak dan khusyuk solatnya. Namun,
dia selalu kuatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk. Lantas dia selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih
ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasainya kurang
khusyuk. Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim
Al-Assam dan bertanya, "Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan
solat?" Hatim berkata, "Apabila masuk waktu solat, aku berwuduk zahir
dan batin." Isam bertanya, "Bagaimana wuduk zahir dan batin
itu?" Hatim berkata, "Wuduk zahir sebagaimana biasa iaitu membasuh
semua anggota wuduk dengan air, sementara wuduk batin ialah membasuh anggota
dengan 7 perkara:
* Bertaubat;
* Menyesali dosa yang telah dilakukan;
* Tidak tergila-gilakan dunia;
* Tidak mencari / mengharap pujian orang
(riak);
* Tinggalkan sifat berbangga;
* Tinggalkan sifat khianat dan menipu
dan;
* Meninggalkan sifat dengki.
Kemudian aku pergi ke masjid, aku
kemaskan semua anggotaku dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh
kewaspadaan dan aku rasakan:
1. Aku sedang berhadapan dengan Allah;
2. Syurga di sebelah kananku;
3. Neraka di sebelah kiriku;
4. Malaikat Maut berada di belakangku
dan;
5. Aku bayangkan pula aku seolah-olah
berdiri di atas titian 'Siratal mustaqim' dan menganggap bahawa solatku kali
ini adalah solat terakhir bagiku.
Kemudian aku berniat dan bertakbir
dengan baik. Setiap bacaan dan doa di dalam solat, aku faham maknanya.
Seterusnya aku rukuk dan sujud dengan tawaduk, aku bertasyahud dengan penuh
pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku bersolat selama
30 tahun." Apabila Isam mendengar, menangislah dia kerana membayangkan
ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim Sabda Nabi s.a.w,
ilmu itu milik Tuhan, barangsiapa menyebarkan ilmu demi kebaikan, in sya Allah
Tuhan akan menggandakan 10 kali kepadanya. Moga-moga dapat diamalkan bukan
sahaja untuk bersolat tetapi juga dalam kehidupan harian kita.
Q 105 : TEGURAN BAGI DIRI INI
1.
Kenapa Kita harus sibukkan diri dengan yang lain kalau Allah SWT memanggil?
[-]
Tapi Kita sanggup tahan ngantuk saat menonton filem berjam-jam bahkan berfacebook
sampai larut malam!!!
2.
Kenapa Kita harus bosan saat baca al Quran?
[-]
Tapi Kita lebih rela membaca TL twitter, wall facebook, novel atau buku lain!
3.
Kenapa kita senang sekali mengabaikan perintah pesan dari Allah SWT?
[-]
Tapi kita sanggup memforward pesan yang aneh-aneh dan cinta-cintaan!
4.
Kenapa masjid semakin sepi?
[-]
Tapi bar dan club, semakin ramai!
5.
Kenapa kita lebih sangat senang mengidolakan artis?
[-]
Tapi sangat susah untuk mengidolakan Rasulullah SAW!
Apakah
Anda akan menyebarkan tulisan ini?
Apakah
Anda akan mengabaikan tulisan ini kerana takut ditertawakan orang lain?
Rasulullah
SAW bersabda :
"Barangsiapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada
orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada
(meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."
(HR.
Al-Bukhari)
Khamis, 24 April 2014
Q 101 ; KEMATIAN TERUS MENGEJAR
Aku
tertawa (hairan) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal
kematian terus mengejarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal
maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh
mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya redha atau murka terhadapnya.
Isnin, 21 April 2014
Q 62 : HATI YANG TENANG
"Carilah
hatimu di tiga tempat, pertama ketika membaca al Quran, kedua ketika solat dan
ketiga ketika engkau mengingati mati. Jika pada tiga tempat itu kamu tidak
menemukan hatimu, maka mohonlah kepada ALLAH agar Ia memberimu hati, kerana
sesungguhnya ketika itu kamu tidak memiliki hati."
(Imam
al Ghazali)
Yaa
ALLAH, kami berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang
tidak khusyuk, nafsu yang tidak kenyang, mata yang tidak menangis, dan doa yang
tidak dikabulkan.”
AamiinJumaat, 18 April 2014
Q 55 : SETIAP HARI BUMI BERSERU
"Wahai
manusia!
Di
atas punggungku kini engkau merajalela,
Dalam
perutku nanti engkau akan bermuara.
Di atas
punggungku kini engkau durhaka,
Dalam
perutku nanti engkau akan nikmati siksa.
Di atas
punggungku kini engkau bergelak tawa,
Dalam
perutku nanti engkau akan menangis penuh hiba.
Di
atas punggungku kini engkau bersuka cita,
Dalam
perutku nanti engkau akan berduka lara.
Di
atas punggungku kini engkau menumpuk harta,
Dalam
perutku nanti engkau akan menyesali.
Di
atas punggungku kini engkau makan rezeki haram,
Dalam
perutku nanti engkau akan dimangsa cacing.
Di
atas punggungku kini engkau besar kepala,
Dalam
perutku nanti engkau akan hina dina.
Di
atas punggungku kini engkau berbangga diri,
Dalam
perutku nanti engkau akan berciut nyali.
Di
atas punggungku kini engkau mandi cahaya,
Dalam
perutku nanti engkau akan rasakan gelap gulita.
Di
atas punggungku kini engkau selalu ditemani,
Dalam
perutku nanti engkau kan terbaring seorang diri."
[Anas
bin Malik]
Yaa
Allah yaa Tuhan kami, sesungguhnya kami tidaklah sanggup menanggung azabMU,
Maka rahmatilah hidup kami agar sentiasa taat dalam beribadah kepadaMU dan
matikanlah kami dalam sebaik-baik kematian pada akhir hidup kami.
Khamis, 17 April 2014
Q 41 : BAGAIMANA NAK TAHU HATI KITA SUDAH MATI ATAU HIDUP?
Hati
yang mati : Hati tidak merasa apa-apapun atau tidak rasa bersalah terhadap dosa
(larangan Allah) dilakukan, bosan buat suruhan Allah dan bosan dengan
kebaikan.
Hati
yang hidup : Hati yang benci pada kemungkaran, namun cinta pada kebenaran dan
sentiasa melakukan perintah Allah.
Di mana kita?
Muhasabah
diri, dan bertaubatlah jika hati telah "MATI."
Jumaat, 11 April 2014
P 123 : JANGAN SESUKA MENGHUKUM ORANG LAIN – LIHAT DIRI SENDIRI
Sekalipun
dia pelaku "maksiat," tidak semestinya dia PENGHUNI NERAKA. Sekalipun
dia "ahli" ibadah, tidak bermakna dia PENGHUNI SYURGA.
DOSA
dapat dihapuskan dengan TAUBAT,
Selasa, 8 April 2014
P 120 : MUHASABAH DIRI SENDIRI – KERANA LIDAH
1.
Kita akan terdorong untuk bercakap perkara yang tidak berfaedah.
2.
Kita akan suka berlebih-lebihan ketika bercakap dan berkata-kata.
3.
Adakalanya kita bercakap perkara yang tidak benar, berbohong sedikit.
4.
Lidah menjadi penyebab akan berlaku pertengkaran.
5.
Satu perkataan dari lidah kita boleh menyebabkan permusuhan dari kata-kata pedas
yang tidak disengajakan
6.
Kita akan suka bermanis mulut untuk menunjuk-nunjuk.
7.
Mengeluarkan bahasa kesat (memaki hamun).
8.
Gemar menyumpah-nyumpah (melaknat orang yang seagama dan sebangsa).
9.
Bernyanyi lagu yang melalaikan kita dari melakukan ibadah.
10.
Terlalu banyak bergurau dan bersenda.
11.
Suka menghina orang lain.
12.
Menyebarkan rahsia.
13.
Berjanji lalu mendustai janji itu.
14.
Akan mengumpat walaupun perkara remeh apalagi perkara berat.
15.
Mengadu-ngadu pada orang lain hingga terjadi perang dingin.
16.
Menjadi talam dua muka, menabur fitnah yang berbeza-beza pada orang berbeza.
17.
Memuji yang melampau-lampau.
Anda
sudah tahu 17 bahaya yang mungkin berlaku apabila kita tidak mengawal kata-kata
dan tidak menjaga setiap satu perkataan yang kita selalu ucapkan.
Salah
satu sebab mengapa ramai orang ditimpa masalah adalah kerana dari lidah mereka.
Kerana
lidah, badan binasa. Kesannya, hidup kita binasa dan kemurkaan Allah turun
kepada kita kerana kita menyakiti orang lain melalui lidah.
Kerana
lidah yang selalu memaki-maki, menyumpah seranah, mentertawakan seseorang dan
mengumpat-umpat, ramai di antara kita ditimpa dengan masalah yang tak
berkesudahan.
Masalah
itu menjadi balasan Allah atas perbuatan kita kerana kita tidak menjaga lidah.
Kita mungkin pernah mengumpat, memaki atau memarahi seseorang dengan teruk
sekali. Kita tak pernah fikir balasan atas kata-kata kita itu.
Jika
hidup Anda selalu bermasalah, inilah masanya Anda check lidah Anda dan perangai
Anda.
Sabtu, 5 April 2014
P 114 : ORANG YANG DIKAGUMI OLEH RASULULLAH SAW
Rasulullah
SAW mengagumi seseorang mukmin yang bila ia memperoleh kebaikan (nikmat) ia
memuji Allah SWT dan bersyukur. Bila ia di timpa musibah, ia juga memuji Allah
SWT dan ia bersabar.."
(HR.
Ahmad)
Subhanallah..
Semoga
Allah SWT menuntun kita menjadi hambaNya yang selalu bersyukur akan nikmat dan
bersabar dengan ujian..
Langgan:
Catatan (Atom)

























