Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

V 167 : ASMAUL HUSNA ( 74. AL ZOHIR )

AL ZOHIR   ( الظاهر )   ALLAH Yaa Zohir Yang Maha Nyata menegaskan kepada kita DIA nyata, dapat dilihat dan sesungguhnya hadir. Kehadira...

Rabu, 4 Disember 2013

M 145 : DETIK-DETIK TERAKHIR MENINGGALKAN NERAKA

Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra, bahawa kaum muslimin pada masa Rasulullah saw bertanya: Wahai Rasulullah, apakah kami dapat melihat Tuhan kami di hari kiamat? Rasulullah saw. bersabda: Ya! Kemudian beliau melanjutkan: Apakah kalian terhalang melihat matahari di siang hari yang cerah, yang tidak ada awan sedikitpun?

Apakah kalian terhalang melihat bulan pada malam purnama yang cerah tanpa awan sedikit pun?

Kaum muslimin menjawab: Tidak, wahai Rasulullah. Rasulullah saw. bersabda: Kalian
tidak akan terhalang melihat Allah Taala pada hari kiamat, sebagaimana kalian tidak
terhalang melihat salah satu dari matahari dan bulan. Ketika hari kiamat terjadi, ada penyeru yang mengumumkan: Setiap umat hendaklah mengikuti apa yang
dahulu disembah. Maka tidak tersisa orang-orang yang dahulu menyembah selain Allah yakni berhala, kecuali mereka berjatuhan ke dalam neraka. Hingga yang tinggal hanya orang-orang yang menyembah Allah ada yang baik dan ada yang jahat serta sisa-sisa Ahli Kitab, maka dipanggillah orang-orang Yahudi. Mereka ditanya: Apa yang dahulu kalian sembah? Mereka menjawab: Kami menyembah Uzair anak Allah. Dikatakan: Kalian salah! Allah tidak menjadikan seorang pun sebagai sahabat atau anak. Lalu apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab: Kami haus, ya Tuhan kami berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka: Kenapa kalian tidak datang ke sana? Mereka digiring ke neraka, seolah-olah neraka itu fatamorgana yang saling menghancurkan. Mereka pun berjatuhan ke dalam neraka. Kemudian orang-orang Kristian dipanggil. Mereka ditanya: Apa yang dahulu kalian sembah? Mereka menjawab: Kami
menyembah Isa Almasih anak Allah. Dikatakan kepada mereka: Kalian salah! Allah  tidak menjadikan seorang pun sebagai sahabat atau anak. Apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab: Kami haus ya Tuhan, berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka: Kenapa kalian tidak datang ke sana? Mereka digiring ke neraka Jahanam, seolah-olah neraka itu fatamorgana yang saling menghancurkan. Mereka pun berguguran ke dalam neraka. Ketika yang tinggal hanya orang-orang yang dahulu  menyembah Allah Taala (yang baik dan yang jahat), maka Allah datang kepada
mereka dalam bentuk yang lebih rendah daripada bentuk yang mereka ketahui. Dia berfirman: Apa yang kalian tunggu? Setiap umat mengikuti apa yang dahulu
disembah. Mereka mengucapkan: Ya Tuhan kami, di dunia kami memisahkan diri dari orang-orang yang sebenarnya sangat kami perlukan (untuk membantu kehidupan di dunia) dan kami tidak mahu berkawan dengan mereka (kerana menyimpang dari
jalan yang digariskan oleh agama). Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian! Mereka mengucap: Kami mohon perlindungan kepada Allah darimu. Kami tidak akan menyekutukan Allah dengan apapun (ini diucapkan dua atau tiga kali), sampai sebahagian mereka hampir-hampir berubah (berbalik dari kebenaran, kerana cubaan berat yang berlaku saat itu). Allah berfirman: Apakah antara kalian dan Dia ada tanda-tanda, sehingga dengan demikian kalian dapat mengenalNya? Mereka menjawab: Ya, ada.  Lalu disingkapkanlah keadaan yang mengerikan itu. Setiap orang yang hendak bersujud kepada Allah dengan keinginan sendiri, pasti mendapat izin Allah.
Sedangkan orang yang akan bersujud kerana takut atau pamer, tentu Allah menjadikan
punggungnya menyatu (sehingga tidak dapat sujud). Setiap kali hendak sujud, ia terjungkal pada tengkuknya. Kemudian mereka mengangkat kepala mereka, sementara itu Allah telah berganti rupa dalam bentuk yang mereka lihat pertama kali. Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian. Mereka menyahut: Engkau Tuhan kami. Kemudian suatu jembatan dibentangkan di atas neraka Jahanam dan syafaat diperbolehkan. Mereka berkata: Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah. Ada yang bertanya: Ya Rasulullah, apakah jembatan itu? Rasulullah saw. bersabda: Tempat berpijak yang licin (menggelincirkan). Padanya terdapat besi berkait dan besi berduri. Di Najed ada tumbuhan berduri yang disebut Sakdan. Seperti itulah besi-besi berkaitnya. Orang-orang mukmin melewati jembatan tersebut ada yang secepat kejapan mata, ada yang
seperti kilat, seperti angin, seperti burung, seperti kuda atau unta yang kencang larinya. Mereka terbagi menjadi tiga kelompok, golongan selamat sama sekali,
golongan yang terkoyak-koyak tapi dapat bebas dan golongan yang terjerumus ke dalam neraka Jahanam.
Pada saat orang-orang mukmin telah terbebas dari neraka, maka demi Zat yang menguasai diriku, tidak ada orang yang sangat menaruh perhatian dalam meraih
kebenaran, melebihi orang-orang mukmin yang mencari kebenaran kepada Allah demi kepentingan saudara-saudara mereka yang masih berada di neraka. Mereka berkata: Wahai Tuhan kami, mereka dahulu berpuasa bersama kami, solat dan beribadah haji. Lalu difirmankan kepada mereka: Keluarkanlah orang-orang yang kalian kenal.
Maka wajah mereka diharamkan atas neraka. Mereka mengeluarkan banyak orang dari
neraka. Ada yang sudah terbakar hingga separuh betisnya dan ada yang sudah sampai ke lututnya. Orang-orang mukmin itu berkata: Ya Tuhan kami, di dalam neraka tidak ada lagi seorangpun yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan. Allah berfirman:
Kembalilah (lihatlah kembali)! Barangsiapa yang kalian temukan di hatinya ada  kebaikan meski hanya seberat dinar. Keluarkanlah. Kemudian mereka dapat mengeluarkan banyak orang. Lalu mereka berkata: Ya Tuhan kami! Kami tidak tahu
apakah di neraka masih ada orang yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan.
Allah berfirman: Kembalilah (lihatlah kembali)! Barangsiapa yang kalian temukan di hatinya ada kebaikan hanya seberat setengah dinar, keluarkanlah. Mereka dapat
mengeluarkan lagi banyak orang. Setelah itu mereka berkata: Ya Tuhan kami! Kami tidak tahu, apakah di sana masih ada seseorang yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan. Allah berfirman: Kembalilah (lihatlah kembali)! Barangsiapa yang kalian temukan di dalam hatinya terdapat kebaikan meski hanya seberat atom, keluarkanlah.
Lagi-lagi mereka dapat mengeluarkan banyak orang. Kemudian mereka berkata: Ya
Tuhan kami. Kami tidak tahu apakah di sana masih ada pemilik kebaikan.
Abu Said Al-Khudri berkata: Jika kalian tidak mempercayaiku mengenai hadis ini, maka bacalah firman Allah: Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar atom. Dan jika ada kebaikan sebesar atom, nescaya Allah akan melipat-
gandakannya dan memberikan dari sisiNya pahala yang besar. Allah Taala berfirman: Para malaikat telah memohon syafaat, para nabi telah memohon syafaat
dan orang-orang mukmin juga telah memohon syafaat. Yang tinggal hanyalah Zat yang Maha Penyayang di antara semua yang penyayang. Lalu Allah mengambil dari neraka dan mengeluarkan dari sana sekelompok orang yang sama sekali tidak pernah beramal
baik. (Saat itu) mereka telah menjadi arang hitam. Mereka dilempar ke sebuah
sungai dekat mulut syurga, yang disebut Sungai Kehidupan. Kemudian mereka keluar seperti tumbuhan kecil keluar dari lumpur banjir. Bukankah kalian sering melihat tumbuhan kecil di sela-sela batu atau pohon, di mana bahagian yang terkena sinar
matahari akan berwarna sedikit kuning dan hijau, sedangkan yang berada di keteduhan
menjadi putih? Para sahabat menyela: Seolah-olah baginda dahulu pernah menggembala di dusun. Rasulullah saw. meneruskan: Lalu mereka keluar bagaikan mutiara. Di leher mereka ada kalung, sehingga para ahli syurga dapat mengenali
mereka. Mereka adalah orang-orang yang dibebaskan Allah, yang dimasukkan oleh Allah ke dalam syurga, tanpa amal yang mereka kerjakan dan tanpa kebaikan yang mereka lakukan. Kemudian Allah berfirman: Masuklah kalian ke dalam syurga. Apapun yang kalian lihat, itu adalah untuk kalian. Mereka berkata: Ya Tuhan kami, Engkau
telah memberi kami pemberian yang belum pernah Engkau berikan kepada seorang pun di antara orang-orang di seluruh alam. Allah berfirman: Di sisiku ada pemberian untuk kalian yang lebih baik daripada pemberian ini. Mereka berkata: Ya Tuhan
kami, apa lagi yang lebih baik daripada pemberian ini? Allah berfirman: RedhaKu, sehingga Aku tidak akan murka kepada kalian sesudah itu, selamanya.

(Shahih Muslim No.269)


Selasa, 3 Disember 2013

M 144 : RENUNGAN

1. Jangan bangga berkulit putih kerana kulit terakhir kita = TANAH LIAT
2. Jangan bangga dengan rumah besar kerana rumah terakhir kita = KUBUR
3. Jangan bangga dengan baju mahal kerana baju terakhir kita = KAIN KAFAN
4. Jangan bangga dengan kereta & motor besar, kerana kenderaan kita yang terakhir = KERANDA

5. Jangan bangga dengan Minyak wangi berjenama, kerana wangian kita terakhir = KAPUR BARUS.




M 143 : BENARKAH TUHAN ITU ADA?

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, ia telah kembali ke tanah air, sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama (Ustaz), siapapun yang boleh menjawab 3 pertanyaan darinya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda (Dengan nada sombong pemuda itu bertanya) :  Anda siapa? Dan apakah boleh menjawab pertanyaan saya?

Ustaz : Saya hanya hamba ALLAH & dengan izinnya saya akan menjawab pertanyaan anda.

Pemuda : (Tetap dengan nada sombong) Anda yakin? Sedang profesor & banyak orang pintar saja tak mampu menjawab pertanyaan saya.

Ustadz : Saya akan mencuba sejauh kemampuan saya!

Pemuda : Saya punya 3 pertanyaan?

1. Kalau memang TUHAN itu ada, tunjukkan wujud TUHAN kepada saya ?
2. Apakah yang dinamakan TAKDIR ?
3. Kalau SYAITAN diciptakan dari api, kenapa dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan, sebab mereka memiliki unsur yang sama?

Apakah TUHAN tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba Ustaz tersebut menampar pipi si pemuda dengan keras.
(sambil menahan sakit) si Pemuda berkata.

Pemuda : Kenapa? Anda marah kepada saya?

Ustaz : Saya tidak marah! Tamparan itu adalah jawapan saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya!

Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.

Ustaz : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.

Ustaz : Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?

Pemuda : Ya.. Percaya!

Ustaz : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu?

Pemuda : Saya tidak boleh.

Ustaz : Itulah jawapan pertanyaan pertama, kita semua merasakan keberadaan TUHAN tanpa mampu melihat wujudnya.

Ustaz : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?

Pemuda : Tidak!

Ustaz : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

Pemuda : Tidak!

Ustaz : Itulah yang dinamakan TAKDIR!

Ustaz : Terbuat dari apakah tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?

Pemuda : Kulit.

Ustaz : Terbuat dari apa pipi anda.?

Pemuda : Kulit.

Ustaz : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda : Sakit.

Ustaz : Walaupun syaitan terbuat dari api dan neraka terbuat dari api, jika TUHAN berkehendak maka neraka akan menjadi tempat menyakitkan bagi syaitan.

MASIHKAH ANDA MERAGUKAN KEHADIRAN ALLAH SWT DALAM HARI-HARI KALIAN?



M 142 : KETIDAK JUJURAN MEMBAWA PETAKA

RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASSALLAM bersabda yang bermaksud :

“Tiga (golongan) yang ALLAH tidak berbicara kepada mereka pada hari Kiamat, tidak melihat kepada mereka, tidak mensucikan mereka dan mereka akan mendapatkan siksaan yang pedih, iaitu: orang yang sering mengungkit pemberiannya kepada orang, orang yang menurunkan celananya melebihi mata kaki dan orang yang menjual barangnya dengan sumpah dusta.” 
(HR. Muslim)

Semoga ALLAH sentiasa mengampuni dosa kita dan menghindarkan kita dari perbuatan dosa...


Aamiin Ya Rabbal'alamin.




M 141 : BIODATA MALAIKAT

Nama : Malaikat
Lahir : Sebelum diciptakannya manusia.
Agama : Islam
Jabatan : Pengawal orang yang taat kepada ALLAH subhanahu wa taala.
Teman dekat : Orang yang tidur dalam keadaan suci.
Tempat tinggal : Arsy / Langit
Patner Kerja : Muslim yang taat
Agen : Waliyullah dan para ulama.
Kekasih Di dunia : Orang yang selalu berselawat dan berzikir.
Musuh : Iblis, orang kafir, zionis dan lain-lain.
Hobi : Mengajak kebaikan terhadap manusia.
Tempat favorit : Majlis ta'lim, masjid dan rumah-rumah yang dibacakan al Quran, zikir, Selawat dll.
Tempat yang dibenci : Toilet, tempat maksiat dan rumah-rumah yang di dalamnya terdapat kemaksiatan Jurus Andalan :

1. Mengajak kepada kebajikan.
2. Menanamkan ketakwaan terhadap ALLAH Subhanahu Wa Taala.
3. Ikut Membaca al Quran bersama orang yang gemar membaca al Quran.

Pekerjaan :

1. Mengerjakan semua perintah ALLAH Subhanahu Wa Taala.
2. Mendoakan orang yang duduk menunggu waktu solat.
3. Mendoakan orang yang bersedekah dan berinfak dijalan ALLAH Subhanahu Wa Taala.
4. Mendoakan orang yang menjengok orang sakit.
5. Mendoakan orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya.
6. Mendoakan orang yang tidur dalam keadaan suci.
7. Mendoakan orang yang duduk setelah selesai solat (ertinya berzikir, berdoa dll).
8. Mendoakan orang yang solat subuh dan ashar secara berjamaah.
9. Mendoakan orang yang berada pada shaf terdepan ketika solat berjamaah.
10. Mendoakan orang yang menyambung shaf yang kosong.
11. Mendoakan orang yang bersahur pada bulan ramadan.

SUBHANALLAH...
Semoga ALLAH perkenankan kita untuk didampingi malaikat-malaikatNya, atas izinNyalah para Malaikat senang membantu kita.
Oleh kerana itu, dekatlah kepada ALLAH, carilah ALLAH kalau mahu minta bantuan. Mudah-mudahan bala bantuan dari Malaikat akan datang berturut-turut atas seizinNya. Aamiin.



M 140 : ERTI SEORANG SAHABAT

Sahabat yang beriman ibarat mentari yang mengilau,
Sahabat yang setia bagaikan pewangi yang mengharumkan,
Sahabat yang sejati menjadi pendorong impian,


Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan ALLAH SWT.

M 139 : SESUCI HATI KERANA ALLAH SWT

Setitik air mata yang jatuh kerana keinsafan adalah lebih baik daripada sejuta mutiara di lautan,
Sejernih wajah kerana wuduk yang sempurna adalah lebih bercahaya daripada kilauan segunung permata,

Sesuci hati hanya kerana Ilahi adalah sebuah Cinta Yang Abadi...